• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Rudal Typhon Mendarat di Halaman Rumah Indonesia, AS Murka!

img

Dongkrakbisnis.web.id Halo bagaimana kabar kalian semua? Pada Artikel Ini saya ingin membahas Berita Terkini yang sedang trending. Artikel Ini Membahas Berita Terkini Rudal Typhon Mendarat di Halaman Rumah Indonesia AS Murka Ikuti penjelasan detailnya sampai bagian akhir.

Banner

Ketegangan di Laut Cina Selatan: AS dan Filipina Perkuat Kerja Sama Militer

Kehadiran rudal AS di kawasan Laut Cina Selatan telah menjadi sumber ketegangan dengan China. Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyatakan bahwa keberadaan rudal tersebut dapat merusak perdamaian dan meningkatkan ketegangan.

Namun, Jenderal senior AS, Mayor Jenderal Marcus Evans, menegaskan bahwa sistem rudal Typhon yang ditempatkan di Filipina memungkinkan pasukan AS dan Filipina untuk melakukan latihan gabungan. Rudal ini juga dipersiapkan untuk potensi penggunaan persenjataan berat canggih di masa mendatang.

Evans mengindikasikan bahwa kerja sama militer AS-Filipina akan terus meningkat, terutama melalui latihan gabungan seperti Salaknib, yang akan menampilkan teknologi canggih AS. Latihan ini dijadwalkan tahun depan.

Kehadiran sistem rudal Typhon terkait dengan kerja sama pertahanan AS-Filipina yang lebih luas, khususnya Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang Ditingkatkan (EDCA). Tekanan yang muncul dari China atas sengketa teritorial di Laut Cina Selatan telah mendorong Filipina untuk meningkatkan pertahanannya.

Meskipun ada keberatan dari China, tiga pejabat Filipina mengungkapkan bahwa sistem Typhon akan tetap berada di Filipina tanpa batas waktu. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menyatakan bahwa ia ingin sistem rudal itu tetap berada di negaranya selamanya.

EDCA, yang ditandatangani pada tahun 2014, memungkinkan pasukan AS untuk mengakses pangkalan militer Filipina yang ditunjuk secara bergiliran. Evans menekankan pentingnya latihan gabungan untuk memahami cara mengintegrasikan kemampuan rudal ke dalam operasi Filipina.

Typhon dipandang sebagai bagian penting dari kerja sama militer di kawasan Indo-Pasifik, di mana ketegangan dengan China meningkat. Kedua militer sering terlibat dalam bentrokan skala kecil karena klaim teritorial yang tumpang tindih.

Latihan gabungan yang melibatkan sistem rudal Typhon bertujuan untuk meningkatkan kesiapan tempur dan akan diperluas cakupannya. Latihan ini dijadwalkan akan menjadi lebih besar dan lebih kompleks.

21 Oktober 2024

Terima kasih telah mengikuti pembahasan rudal typhon mendarat di halaman rumah indonesia as murka dalam berita terkini ini sampai akhir Semoga artikel ini menjadi langkah awal untuk belajar lebih lanjut pantang menyerah dan utamakan kesehatan. bagikan kepada teman-temanmu. Terima kasih atas kunjungan Anda

Silahkan baca artikel selengkapnya di bawah ini.
© Copyright 2024 - Dongkrak Bisnis
Added Successfully

Type above and press Enter to search.